Ternyata Sepak Bola Berasal Dari Negeri Tirai Bambu


Banyak yang bilang bahwa sepak bola berasal dari Inggris, ternyata hal itu merupakan kesalahan besar, hal itu terungkap pada hari jadi FIFA ke-100. 

Tanggal 20 Mei 2004 Asosiasi sepak bola Internasional (FIFA) dalam perayaan ulang tahunnya yang ke-100 secara resmi mengakui bahwa sepak bola berasal dari negeri Tirai Bambu. Cina adalah tanah air sepak bola, selain ilmu pengetahuan, budaya dan kearifan agama. Karena itu, tak heran, jika Rasulullah Muhammad perlu menganjurkan umatnya belajar ke negeri ini. 

Di Cina sepak bola sudah dimainkan orang sejak 7.000 tahun yang lalu—sebuah masa yang panjang dari sebuah klaim yang salah. Selama ini orang menganggap sepak bola lahir di Inggris pada abad 19. Para penulis sejarah sepak bola juga seolah keberatan mengakui Cina sebagai negeri yang melahirkan sepak bola. Inggris, dan Eropa pada umumnya, sesungguhnya hanya mengembangkan olahraga ini dari apa yang sudah ditemukan oleh orang-orang Asia Tengah.  

Petualang Italia, Marco Polo (1254-1324), mengenalkan sepak bola modern dari Cina dan Jepang sewaktu kembali ke Eropa. Tapi para peneliti masih berdebat apakah petualang itu satu-satunya orang yang berjasa membawa sepak bola ke sana. Sebagian meragukan, sebagian lagi yakin Eropa telah “mencuri” permainan ini dari Asia kuno lewat Marco Polo. 

Catatan tertua tentang sepak bola ditemukan di Cina dari masa Dinasti Tsin (255-206 sebelum Masehi). Manuskrip itu mencurigai, permainan ini diperoleh secara turun-termurun sejak 5.000 tahun sebelumnya. Pada zaman Tsin, permainan yang dinamai tsu chu ini awalnya dipakai untuk melatih fisik para prajurit kerajaan. Kemudian berkembang menjadi permainan yang menyenangkan kendati sulit dilakukan. Pemainnya tak hanya anggota kerajaan tapi juga rakyat di seluruh Cina. 

Satu tim terdiri dari enam orang yang berlomba memasukkan bola dari kulit binatang yang diisi rambut ke lubang jaring berdiameter 40 sentimeter. Jaring setinggi 10,5 meter ditancapkan di tengah lapangan yang dikelilingi tembok, mirip lapangan bolavoli di zaman sekarang. Dengan tsu chu orang Cina memahirkan kung fu. Aturan tsu chu sangat sederhana: bola tak boleh disentuh tangan dan tim yang menang adalah mereka yang paling banyak memasukkan bola ke dalam lubang jaring. 

Tsu chu yang berarti “menendang bola” lahir dari kepercayaan Cina kuno. Menurut penulis Li You (55-135), bola itu melambangkan bulan yang amat sakral dan dua tim yang berlawanan melambangkan yin dan yang. Angka 12 diambil dari jumlah bulan dalam penanggalan Cina. Permainan ini sudah mengenal wasit. Dia memimpin pertandingan dan menghitung skor. 

Legenda menyebutkan anggota kerajaan sangat menggemari permainan ini. Raja-raja sengaja membangun lapangan untuk bermain tsu chu dan mewajibkan sekolah mengajarkan olahraga ini. Karena itu tsu chu cepat populer ke seantero negeri. Pada masa Dinasti Han (206 sebelum Masehi hingga 200 setelah Masehi) ketenaran tsu chu mencapai puncaknya. Dokumen dari tahun 50 sebelum Masehi melaporkan ada pertandingan antara tim Cina dan Jepang di Kyoto. Tak disebutkan berapa skor akhirnya. 

Orang Jepang memainkan olahraga ini setelah padagang dan siswa mereka menyambangi Cina. Selain diperkenalkan oleh orang Cina sendiri ketika mendatangi negeri-negeri sekitarnya. Dinasti Cina terkenal sebagai bangsa penjelajah. Orang Jepang mengadopsi tsu chu dengan lebih kreatif. Mereka menamainya kemari. Pemainnya dua sampai 12 orang. Gawangnya berupa dua pohon yang berdiri sejajar. Olahraga ini sangat riuh karena para pemain saling berteriak jika sedang mengendalikan atau akan menendang bola. Setiap pemain tidak dibolehkan menjegal atau melukai lawan. 

Kemari mencapai puncak popularitas pada abad 10-16. Di tahun inilah, Marco Polo datang ke sana karena sudah mendengar tentang permainan ini. Peneliti yang meragukan Marco Polo sebagai pembawa sepak bola ke Eropa karena di daratan ini sudah ada permainan bola ratusan tahun sebelum Marco Polo lahir. Hanya saja permainan bola di hampir semua negara Eropa sebelum abad 18 mirip rugbi di zaman sekarang. 

Di Yunani bermain bola sudah dikenal 800 tahun sebelum Masehi dengan nama episkyro dan harpastron. Pasukan Romawi yang menyerbu Yunani tahun 146 sebelum Masehi kemudian mengadopsi permainan ini dan menyebarkannya seiring penaklukan wilayah-wilayah Eropa. Kaisar Romawi Julius Caesar tercatat sebagai penggemar harpastrum. Ia memakai permainan ini sebagai olahraga melatih fisik pasukannya. Di Roma, luas lapangan harpastrum menyesuaikan dengan jumlah pemain. Suatu kali harpastrum pernah dimainkan oleh lebih dari 100 orang. Karena itu sepak bola lebih mirip kerusuhan massal. 

Penulis Romawi, Horatius Flaccus dan Virgilius Maro menyebut Harpastrum sebagai permainan biadab. Olahraga ini kemudian dilarang di seluruh negeri. Dan sejarah sepak bola Eropa kemudian diwarnai oleh bredel-membredel. 

Orang Inggris mulai mengenal sepak bola pada sekitar abad 8. Sama seperti di Romawi, permainan bola di Inggris jauh lebih brutal. Dimainkan di lapangan yang luas atau jalanan berjarak 3-4 kilometer. Raja Edward II menyebut sepak bola sebagai “permainan setan yang dibenci Tuhan.” Ia melarang rakyatnya melakukan olahraga ini pada April 1314, terutama untuk kalangan ningrat. sepak bola dianggap kampungan karena menggunakan tengkorak manusia sebagai bola. 

Raja khawatir jika prajurit terlalu sering bermain bola mereka lupa latihan berkuda dan panahan untuk menghadapi pasukan musuh. Raja-raja Inggris berikutnya melanjutkan larangan itu hingga Ratu Elizabeth I (1533-1608). 

Dalam buku The Anatomie of Abuses yang ditulis Philip Stubbes tahun 1583 kekerasan itu terekam sangat jelas. “Ratusan orang mati dalam satu pertandingan ini,” tulis Stubbes. Pemain yang selamat banyak yang cedera parah: kalau tak patah kaki, pasti remuk tulang punggung, atau kepala bocor, mata picek dan seterusnya. Stubbes, seorang puritan yang serius, mengkampanyekan larangan sepak bola hingga gereja-gereja turun tangan. Apalagi ketika itu permainan bola dilakukan saat hari minggu Sabath. Orang yang mencuri-curi bermain bola dan ketahuan dimasukkan penjara selama seminggu. 

Di Prancis sepak bola juga dilarang. Orang Prancis yang mengenal bola dari tentara Romawi pada 50 sebelum Masehi, juga bermain tanpa aturan dan tanpa batasan jumlah pemain. Akibat larangan itu, sepak bola yang dinamakan soule ini baru kembali dimainkan orang pada abad 12. Tetapi dilarang kembali oleh Raja Felipe V di tahun 1319 yang diteruskan oleh rajaraja Prancis berikutnya. 

Kekerasan sepak bola juga terjadi di Amerika Tengah. Suku Indian dan Astek juga sudah memainkan sepak bola ratusan tahun yang lalu. Hanya saja pada suku Astek permainan bola merupakan gabungan dari permainan basket, voli dan sepak bola sekaligus. 

Di kalangan orang Indian, sepak bola lebih mirip perang antar suku yang digelar di lapangan maha luas dan berharihari jika skor masih imbang. Dengan pemain setiap tim berjumlah 500 orang, pasuckaukohowog menghasilkan korban yang cedera berbulan-bulan. Sebelum bertanding para pemain melakukan ritual seperti sebelum maju perang. Mereka mengecat tubuh dan wajah dengan gambar tertentu untuk menolak bala. 

Sepak bola mulai modern dan tertib setelah Giovani Bardi dari Italia membukukan serentetan aturan permainan ini tahun 1580. Di Italia, sepak bola disebut calcio. Setahun berikutnya, Richard Mulcaster di Inggris juga melakukan hal serupa. Kepala Sekolah Merchant Taylor’s dan St. Paul itu menyerukan perlunya pembatasan pemain dan wasit. Paparannya dalam buku Position Where in Those Primitive Circumstanes be Examined itu lebih banyak menganjurkan pengurangan kekerasan dan mementingkan aspek kebugaran. 

Dua ratus tahun kemudian Joseph Strutt menyempurnakan aturan tersebut. Belajar dari sejarah bola Inggris tahun 1700, ia menulis buku The Sports and Pastimes of The People England. Dalam buku ini ia membuat aturan bahwa sepak bola harus terdiri dari dua tim dengan jumlah pemain sama. Kedua tim harus berebut bola untuk memasukkannya ke gawang lawan yang terpisah oleh jarak 70-90 meter. 

Baik Bardi, Mulcaster maupun Strutt, ketiganya menginginkan sepak bola melulu sebagai permainan. Mereka sebenarnya mengadopsi peraturanperaturan sederhana sepak bola yang sudah dipraktikkan di Jepang dan Cina puluhan abad sebelumnya. Dalam World Soccer (1992), Guy Oliver menulis bahwa peraturan dan permainan tsu chu maupun kemari merupakan sumber ilham sepak bola modern. 

Mulcaster dijuluki sebagai “pembela sepak bola paling gigih dari abad 16”. Itu karena ia tekun mengkampanyekan sepak bola yang tidak brutal. Permainan ini, katanya, bahkan harus dimainkan oleh perempuan dan anak-anak karena berguna untuk kekuatan dan kebugaran tubuh. Padahal di Cina, menurut pelukis Dinasti Ming, Du Jin, para perempuan sudah bermain tsu chu antara tahun 1465-1509. 

Konsep Strutt ini kemudian dijadikan pijakan peraturan sepak bola modern. Pijakan ini mendasari lahirnya Football Association di Inggris pada 26 Oktober 1863 oleh 11 klub sepak bola di sana yang anggotanya terdiri dari para mahasiwa. Awalnya, asosiasi mengatur jumlah pemain satu tim sebanyak 15-21 orang. Pada 1870 jumlah pemain dibakukan menjadi sebelas. Penjaga gawang baru muncul pada 1880. 

Dari organisasi ini pulalah lahir istilah soccer, dari singkatan kata association. Charles Wreford Brown, mahasiswa Universitas Oxford, menemukan tak sengaja istilah ini ketika ditanya orang apakah ia seorang pemain rugbi (rugger), olahraga yang lebih terkenal di sana. Brown menjawab, “No, I’am soccer.” 

Sedangkan football, meskipun pertama kali disebut dalam larangan- larangan para raja pada abad 17 dengan nama fute-ball, istilah ini semakin populer setelah ditulis dramawan Inggris yang terkenal, William Shakespeare. Dalam King Lear seorang tokohnya mencemooh tokoh lain yang dianggap dungu sebagai “football player”. Shakespeare melanjutkannya ketika menulis Comedy and Errors (adegan II). Istilah ini masih dipakainya untuk mencemooh tokoh yang begerak tak tentu arah. 

Tahun 1863 merupakan tonggak sejarah sepak bola modern. Selain ada wasit, luas lapangan dan jumlah pemain yang dibatasi, sepak bola juga hanya memakai kulit binatang yang diisi udara. Permainan ini kemudian menyebar ke negara jajahan Inggris dan berkembang pesat dan kompleks sebagai budaya massa dalam abad modern. 

Orang Inggris keliru ketika pada Piala Eropa 1996 memasang spanduk besar-besar dengan bunyi: sepak bola kembali ke tanah leluhurnya. Orang Inggris mengacu pada kelahiran Asosiasi sepak bola (FA) yang baru berusia dua abad itu. Mereka keliru karena sepak bola adalah produk santun kebudayaan Timur. 

Sebagai sebuah budaya massa, sepak bola telah menarik minat para ilmuwan dengan pelbagai latar belakang: sosial, ekonomi, politik, filsafat. Victor Matheson dari Departemen Ekonomi William College, Inggris, dalam penelitiannya di tahun 2003 menyimpulkan bahwa klub-klub profesional di Eropa dan Amerika Selatan menyumbang pertumbuhan ekonomi yang signifikan kepada negaranya. Setiap klub, dengan perputaran uang triliunan rupiah, setidaknya mempekerjakan 3.000 karyawan. Atau holiganisme di Inggris yang menarik minat para sosiolog dalam meneliti pendukung sebuah kesebelasan. 

Para pemikir sudah lama menaruh minat pada olahraga ini. Albert Camus pernah bilang bahwa dirinya berutang kepada sepak bola karena olahraga ini mempertontonkan soal moral dan tanggungjawab. Di masa mudanya, Camus pernah jadi kiper, karena itu ia punya lebih banyak waktu merenungkan pertandingan. Claude Levi- Strauss, Sartre hingga Gramsci juga sudah menulis kajian filsafat sepak bola. Di Australia, pengelola klub menyeleksi pemain dengan teori psikoanalisis Sigmund Freud. 

Karena itu Cao Yang tetap gemas meski Cina sudah diakui sebagai tanah leluhur sepak bola. Ia gemas karena Eropa mampu mencuri permainan ini dan maju dengan itu. 

Tonggak-tonggak Sejarah Sepak Bola

  • 5.000 sebelum Masehi: Sepakbola dimainkan di Cina dengan nama tsu chu. Selain untuk melatih fisik tentara, permainan ini dipertandingkan saat kaisar ulang tahun.
  • 3000 sebelum Masehi: Orang Jepang memainkan kemari.
  • 2500 sebelum Masehi: Orang Mesir Kuno dan Timur Tengah memainkan sepakbola sebagai bagian dari ritual keagamaan. Hanya sedikit dokumen yang mendukung hipotesis ini. Tahun Masehi: Penemuan dokumen-dokumen sepakbola di Roma dan Yunani.
  • 100-500: Orang Romawi menyebarkan permainan harpastrum ke wilayah Eropa.
  • 217: Tentara Inggris mulai memainkan sepakbola setelah mengalahkan tentara Roma.
  • 600-1600: Orang Meksiko dan Amerika Tengah membuat bola dari karet. Permainan di sana merupakan gabungan dari basket, voli dan sepakbola. Abad pertengahan: Italia, Prancis dan Eropa lainnya mulai menemukan sepakbola.
  • 1100: Permainan bola di Inggris dilakukan dengan brutal tanpa aturan.
  • 1314: Raja Edward II melarang sepakbola.
  • 1369: Raja Edward III meneruskannya.
  • 1500: Italia menemukan calcio dengan pemain satu tim lebih dari 27 orang. Permainannya sangat sederhana: mendendang, mengoper dan menggiring bola untuk di bawa ke garis gol. Belum ada gawang.
  • 1561: Richard Mulcaster mengadopsi calcio dari Florence ini untuk diajarkan di sekolah-sekolah dasar dan menengah di Inggris.
  • 1572: Ratu Elizabeth I serius melarang sepakbola dan menyediakan penjara bagi rakyatnya yang memaksa bermain
  • 1600-an: Orang Eskimo juga mulai memainkan aqsaqtuk atau bermain bola di atas es. Sebuah legenda menyebut orang dari dua desa bermain aqsaqtuk dengan panjang lapangan mencapai 13 kilometer.
  • 1680: Di Inggris bermain bola mendapat perlindungan dari Raja Charles II.
  • 1820-an: Sepakbola mulai dimainkan di universitas-universitas Amerika Serikat seperti Harvard, Princenton, Amherst.
  • 1830-an: Sepakbola modern mulai tumbuh. Olahraga ini dimainkan oleh para pekerja saat istirahat atau oleh anak-anak yang bermasalah di rumah atau sekolah. Kerjasama tim mulai dirumuskan.
  • 1848: Peraturan sepakbola mulai digodok di Universitas Cambridge, Inggris.
  • 1862: Berdiri klub Oneida di Boston, satu klub sepakbola pertama di luar Inggris.
  • 1863: Asosiasi Sepakbola (FA) Inggris didirikan.
  • 1871: Pertandingan pertama antar wilayah oleh FA.
  • 1883: Empat klub Inggris setuju membentuk asosiasi klub sepakbola dunia.
  • 1885: Pertandingan antara negara pertama di luar Inggris, antara Amerika vs Kanada.
  • 1885: Sepakbola profesional diperkenalkan.
  • 1886: Rapat pertama pembentukan asosiasi sepakbola dunia.
  • 1888: Sepakbola profesional diresmikan. Wasit mengendalikan penuh pertandingan.
  • 1888: Tendangan penalti diperkenalkan.
  • 1904: FIFA didirikan dengan anggota Prancis, Belgia, Denmark, Belanda, Spanyol, Swiss dan Swedia.
  • 1908: Sepakbola menjadi olahraga di Olimpiade.
  • 1913: FIFA menjadi anggota FA Internasional.
  • 1930: Kejuaraan Dunia pertama di Uruguay.
  • 1938: Televisi BBC pertama kali menayangkan pertandingan sepakbola.
  • 1958: Tayangan pertama Kejuaraan Dunia.
  • 1966: Mulai ada tayang ulang untuk sebuah gol.
  • 1977: Kejuaraan Dunia untuk usia di bawah 20 tahun.
  • 1988: Kampanye fairplay.
  • 1999: Kejuaraan pertama sepakbola perempuan.
  • 2002: Jepang dan Korea merupakan negara pertama penyelenggara Piala Dunia di luar Eropa dan Amerika.
  • 2004: Perayaan seratus tahun FIFA.
  • 2006: Piala Dunia Jerman.
(source : fans.bolanews.com)

3 Komentar

Filed under Olah Raga

Isu Plagiarisme Dalam Perjalanan Karir Profesor Anak Agung Banyu Perwita


Baru-baru ini dunia pendidikan Indonesia diterpa tudingan serius, bahkan Jakarta Post pada hari Kamis, 4 Februari 2010 lalu, telah mengeluarkan keterangan resmi untuk mencabut sejumlah artikel yang mengandung unsur plagiarisme karena plagiarisme merupakan tindakan pidana serius.
Apa itu plagiarisme dan mengapa sampai menjadi tindakan pidana serius ?, menurut Wikipedia Plagiarisme adalah penjiplakan atau pengambilan karangan, pendapat, dan sebagainya dari orang lain dan menjadikannya seolah karangan dan pendapat sendiri. Plagiat dapat dianggap sebagai tindak pidana karena mencuri hak cipta orang lain. Di dunia pendidikan, pelaku plagiarisme dapat mendapat hukuman berat seperti dikeluarkan dari sekolah/universitas. Pelaku plagiat disebut sebagai plagiator.
Kasus plagiarisme menyeruak ke publik setelah wakil rektor Unpar mendapat gelar profesor termuda di Indonesia tersandung isu kasus plagiarisme. Adalah Anak Agung Banyu Perwita, pria kelahiran Jakarta 6 Februari 1967 ini sangat bersinar di Universitas Parahyangan (Unpar), salah satu universitas terpandang di Bandung. Di usia 41 dan sudah menyandang gelar profesor. Wajar, bila dia kemudian disebut sebagai calon pemimpin Unpar di masa depan.
Sabtu, 12 Januari 2008, merupakan hari bersejarah bagi Banyu Perwita di karir akademisnya. Sebab, pada hari itulah, dia dikukuhkan Unpar sebagai guru besar dalam bidang hubungan internasional, dengan pidato pengukuhan ‘Dinamika Keamanan Dalam Hubungan Internasional dan Implikasinya bagi Indonesia.’
Sebelum dikukuhkan sebagai guru besar, Banyu Perwita memang dikenal sebagai mahasiswa dan dosen yang luar biasa aktif. Semasa mahasiswa, dia aktif di berbagai kegiatan kampus. Di bidang akademis, dia berhasil menyelesaikan S2nya di Lancaster University Inggis dan S3-nya di Flinders University, Adelaide-Australia.
Banyu dikenal juga sebagai penulis kolom yang sangat aktif. Sangat sering tulisannya dipublikasikan Kompas dan The Jakarta Post. Dia juga aktif di beberapa lembaga pengkajian, antara lain di Kelompok Kerja Reformasi Sektor Keamanan-Pro Patria, Senior Fellow, Center for Security and Defence Studies, Jakarta dan Overseas Member, Centro Argentino Estudies de Internacionale (CAEI), Argentina, Lead Institute, Jakarta.
Seperti dikutip dari website Unpar, Banyu lahir di Jakarta pada 6 Februari 1967, merupakan putera pertama pasangan Anak Agung Gede Raka dan Nengah Sukarmini. Banyu menyelesaikan pendidikan dasar, menengah pertama dan menengah atas di Lembaga  Pendidikan Katolik Pangudi Luhur, Jakarta.
Setamat SMA, dia menempuh pendidikan di jurusan Ilmu Hubungan Internasional Unpar. Dia pernah menjabat Ketua Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional FISIP UNPAR dan menjabat Ketua I Senat Mahasiswa Pengkaji Masalah-Masalah Internasional (KSMPMI).
Banyu menyelesaikan S-1nya pada 1990. Setelah lulus, sempat menjadi wartawan lepas Majalah Teknologi dan Strategi Militer (TSM). Dia baru bergabung sebagai tenaga dosen tetap pada bulan Juli 1991.
Pada tahun 1992, ia memperoleh beasiswa British Chevening Scholarship dari Pemerintah Inggris untuk meneruskan program pascasarjana dan memperoleh MA in International Relations and Strategic Studies dari Lancaster University-Inggris pada November 1994. Sepulangnya dari Inggris, ia menjabat sebagai Sekretaris Jurusan Ilmu Hubungan Internasional (Februari 1995-Februari 1998).
Tahun 1998, ia memperoleh beasiswa Australian Development Scholarship untuk mengambil program Doktoral di Flinders University, Adelaide-Australia. Pada bulan Juli 2002, Banyu berhasil menyelesaikan studi Doktoral dalam bidang Asian Studies dengan judul disertasi ‘Between Secularisation and Islamisation: Indonesia’s Foreign Policy Toward the Muslim World in the Soeharto Era.’
Setelah menggondol gelar doktor, dia kemudian mengabdi di Unpar. Berbagai jabatan dia genggam. Antara lain pada November 2003-Januari 2004, dia menjabat Sekretaris Jurusan Ilmu Hubungan Internasional. Setelah itu, dia dipercaya sebagai Pembantu Dekan I Fisip Unpar pada Februari-Juni 2004. Karirnya terus naik dan Agung menjabat Dekan Fisip Unpar Juli 2004-November 2006.
Banyu kemudian diangkat sebagai Wakil Rektor Unpar bidang Hubungan dan Kerjasama mulai Desember 2006. Seharusnya dia menjabat wakil rektor hingga November 2011. Namun, informasi yang beredar di kalangan akademisi Unpar, karena ada kasus miring yang menerpanya, Banyu kemudian mundur dari wakil rektor. Kini, meski sudah tidak memiliki jabatan struktural, Banyu tetap menjadi pengajar di Unpar.
Staf Humas Unpar Reno Margiantoro ketika ditemui detikcom di Ruang Humas Kampus Unpar, Bandung, Selasa (9/2/2010), membenarkan bahwa Banyu masih mengajar. “Sampai sekarang beliau masih aktif mengajar di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik jurusan Hubungan Internasional,” lanjut Reno.
Jika tidak tersandung kasus plagiarisme Anak Agung Banyu Perwita mungkin sudah jadi rektor pada tahun 2011. (source : detikcom).

Tinggalkan komentar

Filed under Hari Ini

Jadwal Sementara MotoGP 2010


FIM mengumumkan kalender sementara untuk MotoGP musim 2010. Kalender sementara tampak  mirip dengan tahun sebelumnya, tapi ada beberapa perubahan penting. Pertama, British Grand Prix, kini pindah ke Silverstone, adalah jauh lebih awal daripada mitranya di Donington, maju satu bulan hingga awal Juni,  putaran Barcelona dimasukkan kembali ke awal Juli, terakhirdi sirkuit Muggelo pada akhir pekan.
Untuk diperhatikan adalah dimasukkannya sebuah “jadwal cadangan”. Setelah dampak krisis keuangan global, serta masalah izin, berarti bahwa rangkaian Balatonring tidak selesai pada waktunya untuk lomba yang direncanakan di pertengahan September tahun ini, FIM dan Dorna telah kerangka dengan bijaksana untuk memiliki rencana cadangan, kalau-kalau situasi berulang seperti sebelumnya. hal ini melihat situasi realistis, sehingga rangkaian Balatonring tetap dapat dilaksanakan meskipun ada permasalahan.
Haruskah seri perlu untuk beralih ke rangkaian cadangan, maka itu berarti bahwa Spanyol akan melihat empat Grand Prix berjalan di wilayahnya. Aragon Motorland Circuit adalah circuit baru yang telah dibangun di dekat Alcañiz, Aragon, Spanyol, beberapa ratus kilometer dari Barcelona. Rangkaian ini mencoba menarik kedua Formula Satu dan MotoGP, meskipun apakah ekonomi Spanyol cukup kuat untuk mempertahankan empat putaran MotoGP masih diragukan.

Kalender Sementara MotoGP 2010

Tanggal GP Circuit
April 11 * Qatar Doha / Losail
April 25 Jepang Motegi
Mei 2 Spanyol Jerez de la Frontera
Mei 16 Perancis Le Mans
Mei 30 Italia Mugello
Juni 6 Raya Silverstone
Juni 26 ** Netherlands Assen
Juli 4 Catalunya Catalunya
Juli 18 Jerman Sachsenring
Juli 25 *** Amerika Serikat Laguna Seca
Agustus 15 Rep Ceko Brno
Agustus 29 Indianapolis Indianapolis
September 12 San Marino & Riviera di Rimini Misano
September 19 Hungaria Balatonring
Oktober 10 Malaysia Sepang
Oktober 17 Australia Phillip Island
Oktober 31 Portugis Estoril
November 7 Valencia Ricardo Tormo – Valencia

*: Evening Race
**: Sabtu
***: Hanya kelas MotoGP
Reserve sirkuit, “Aragon Motorland Circuit”
(source : http://www.motomatters.com).

4 Komentar

Filed under Olah Raga

Bursa Valuta Asing dan Kurs Hari Ini


Bursa valuta asing (Inggris: foreign exchange market, forex) atau disingkat bursa valas merupakan suatu jenis perdagangan atau transaksi yang memperdagangkan mata uang suatu negara terhadap mata uang negara lainnya (pasangan mata uang/pair) yang melibatkan pasar-pasar uang utama di dunia selama 24 jam secara berkesinambungan.
Pergerakan pasar valuta asing berputar mulai dari pasar Selandia Baru dan Australia yang berlangsung pukul 05.00–14.00 WIB, terus ke pasar Asia yaitu Jepang, Singapura, dan Hongkong yang berlangsung pukul 07.00–16.00 WIB, ke pasar Eropa yaitu Jerman dan Inggris yang berlangsung pukul 13.00–22.00 WIB, sampai ke pasar Amerika Serikat yang berlangsung pukul 20.30–10.30 WIB. Dalam perkembangan sejarahnya, bank sentral milik negara-negara dengan cadangan mata uang asing yang terbesar sekalipun dapat dikalahkan oleh kekuatan pasar valuta asing yang bebas.
Menurut survei BIS (Bank International for Settlement, bank sentral dunia), yang dilakukan pada akhir tahun 2004, nilai transaksi pasar valuta asing mencapai lebih dari USD$1,4 triliun per harinya.
Mengingat tingkat likuiditas dan percepatan pergerakan harga yang tinggi tersebut, valuta asing juga telah menjadi alternatif yang paling populer karena ROI (return on investment atau tingkat pengembalian investasi) serta laba yang akan didapat bisa melebihi rata-rata perdagangan pada umumnya. Akibat pergerakan yang cepat tersebut, maka pasar valuta asing juga memiliki risiko yang tinggi.
Kurs Hari Ini
Kurs referensi adalah merupakan kurs yang menentukan pembayaran imbal hasil dari suatu kontrak keuangan yang merupakan suatu nilai diluar kontrol dari para pihak dalam perjanjian tersebut. Seringkali bentuk kurs referensi ini menggunakan kurs LIBOR, tetapi dapat juga dalam bentuk lainnya seperti indeks harga konsumen ( Consumer price index – CPI), indeks harga perumahan, ataupun tingkat pengangguran (unemployment rate). Para pihak dalam perjanjian tersebut memilih suatu kurs referensi yang tidak dapat dimanipulasi oleh pihak manapun juga.

Tinggalkan komentar

Filed under Internet Marketing

Akhirnya Kerispatih Buka Audisi Vokalis Untuk Gantikan Sammy


Sudah jatuh tertimpa tangga pula itulah kata yang pantas di ucapkan kepada Hendra Samuel Simorangkir, atau yang lebih dikenal dengan nama Sammy, akhirnya resmi dipecat sebagai vokalis grup band Kerispatih. Langkah tersebut diambil menyusul keterlibatannya dalam perkara penggunaan dan kepemilikan narkoba jenis sabu.
“Yang kami dengar, Sammy sudah jadi tersangka dan positif menggunakan narkoba. Sudah ada bukti pula. Keputusan kami hari ini (Senin, 8/2/2010) adalah sepakat dengan sikap pihak label. Jadi kami tegaskan bahwa tidak ada toleransi dalam hal penggunaan psikotropika terhadap siapa pun itu dalam Kerispatih,” ujar Badai, pemain keyboard dan pencipta lagu Kerispatih, saat ditemui di kantor perusahaan rekaman Nagaswara, di Menteng, Jakarta Pusat.

“Karena Sammy juga telah berjanji kepada kita, akan bersih dari narkoba, tapi sekarang itu dilanggarnya. Sikap kami harus berjalan terus untuk Kerispatih dan putusan kami akan audisi vokalis baru,” lanjutnya.

Badai tak menampik bahwa pemecatan terhadap Sammy adalah keputusan yang cukup berat. Apalagi, Sammy sangat identik dengan Kerispatih. “Kalau (Kerispatih) identik dengan Sammy memang kita akui. Sammy dapat menyanyikan lagu-lagu yang saya ciptakan dengan baik. Tapi di sini bukan bicara kemampuan lagi, tapi bicara image. Untuk Sammy, kita tak akan mempertahankan yang salah. Karena itu, kita akan mulai dari pertama lagi,” tegas Badai.

Siapa yang akan menjadi pengganti Sammy, terang Badai, akan segera dilakukan proses audisi. “Untuk teknisnya kita akan bicarakan lagi,” ujarnya.

Dikatakan Badai, selama posisi vokalis Keripatih belum terisi, maka untuk sementara waktu mereka akan vakum dari kegiatan manggung, termasuk menunda rencana konser di 30 kota di Tanah Air. (kompas.com)

1 Komentar

Filed under Selebritis

Daftar Hotel Berbintang di Surabaya, Info Alamat Hotel di Surabaya


Bagi Anda yang kebetulan melakukan perjalanan dinas ataupun mudik ke Surabaya, Anda bingung untuk mencari tempat untuk beristirahat, di bawah ini merupakan daftar hotel berbintang yang ada di surabaya. Mudah-mudahan Anda bisa menikmati liburan ataupun perjalanan di surabaya tanpa harus mencari-cari dimana harus menginap.



Hotel Bintang 5 :
Mandarin Oriental Majapahit
Jl. Tunjungan 65
Telp.(031) 5454333

Hyatt Regency Surabaya
Jl Jend Basuki Rakhmat 106-128
Surabaya 60271
East Java-Indonesia
Tel: +62 31 531 1234
Fax: +62 31 532 1508
E-mail: surabaya.inquiries@hyattintl.com

Patra Surabaya Hilton
Jl. Gunungsari
Telp. (031) 5678681
Fax .(031) 574504

Shangri-La
Jl. May. Jend.Sungkono 120
Surabaya 60256
Indonesia
Tel: 6231-566 1550
Fax: 6231-566 1570

Garden Palace Surabaya
Jl. Yos Sudarso 18
Telp.(031) 5321001

Sheraton Surabaya
Jl. Embong Malang 25
Telp. (031) 5468000
Fax. (031) 5467000

J.W. Marriot
Jl. Embong Malang 85-89
Telp.(031) 5458888
Fax. (031) 5468888

Hotel Bintang 4 :

Surabaya Plaza Hotel
Jl. Pemuda 33 – 37
Telp.(031) 5316833
Fax. (031)5316393

Novotel
Jl.Ngagel 173-175
Telp.(031) 582301

Somerset
Jl. Raya Kupang Indah
Telp. (031) 7328738
Fax. (031) 7328708

Hotel Ibis
Jl. Rajawali 9-11 Surabaya
Telp. (031) 3539994
Fax. (031)

Hotel Bintang 3 :

Natour Simpang
Jl. Pemuda 1 – 3
Telp. (031) 5342150

Tunjungan
Jl. Tumjungan 102
Telp. (031) 5466666
Fax. (031) 5455514

Elmi
Jl. Panglima Sudirman 42 -44
Telp. (031)5322571
Fax. (031) 5315615

New Grand Park
Jl. Samudera 3 – 5
Telp.(031) 337054
Fax. (031) 331534

Hotel Sahid Surabaya (Bed and Breakfast, Hotel)
Jl Sumatra no 1-15
Surabaya, 60281
Tel: 31-532-2711
Fax: 31-531-6292

Weta International
Jl. Genteng Kali 3 -11
Telp. (031) 5319494

Equator
Jl. Pakis Argosari 47
Telp. (031) 5687170
Fax. (031) 5687172

Satelit Inn
Jl. Mayjend Sungkono
Telp. (031)5615876

Ibis
Jl. Rajawali 9 -11
Telp. (031) 339994
Fax. 339995

Hotel Bintang 2 :

Cendana
Jl. K.P.M. Duryat 6
Telp.(031)5342251

Fortuna
Jl. Darmo kali 25-27
Telp . (031)5631111 (hunting)

Hotel Bintang 1 :

Tanjung
Jl. Panglima Sudirman 43-45
Telp. (031) 5344031

Jane’s House
Jl. Dinoyo 100-102
Telp. (031) 5677722

Pregolan
Jl. Pregolan Bunder 11-15
Telp. (031) 534 1252

Lesmana
Jl. Bintoro 16
Telp. (031) 5677152

Semut
Jl. Samudera 9 -15
Telp. (031) 24578

Grand Kali Mas
Jl. KH. Mansyur 151
Telp. (031) 341616

Hotel Melati 3 :

Brantas
Jl. Kayoon 76-78
Telp.(031) 5345329

Pondok Hijau
Jl. Putat Gede
Telp. (031) 715476

Mesir
Jl. K.H. Mansyur 165
Telp. 23915

Pinang In
Jl. Dinoyo 7-9
Telp. (031) 5662065

Bisanta
Jl. Tegalsari 85
Telp. (031) 5318930

Malibu
Jl. Ngagel 127
Telp. (031) 5612222

Pondok Asri
Jl. Kalibokor Selatan 108
Telp. (031) 5682377

Asia
Jl. Tembaan 55
Telp. (031) 5340194

Remaja
Jl. Embong Kenongo 12
Telp. (031) 5341349

Grand Inter Wisata/Risiden
Jl. Darmo Harapan
Telp.(031) 7329945

Palem Inn Motel and Restaurant
Jl. Kencana Sari 10
Telp.(031) 5613650

Country In Suite
Jl. Nginden Intan Raya
Telp. (031) 569494

Legian Wisata
Jl. Tempurejo
Telp. 569495

Hotel Melati 2 :

Olympic
Jl. Urip Sumohardjo 56 – 57
Telp. (031) 5343216

Cemara Sari
Jl. Ahcmad Yani 66
Telp. (031) 8292366

Nusa Indah
Jl. Stasiun Kota 4
Telp. (031) 330387

Kali Mas
Jl. K.H.M Mansyur 166
Telp. (031) 22444

Antariksa
Jl. Gresik 97
Telp. (031) 26739

Lesti Asri
Jl. Pasar Kembang 76
Telp. (031) 5343642

Pasar Besar
Jl. Pasar Besar 25 -27
Telp. (031) 5325000

Rungkut Ayu
Jl. Medokan Ayu IH/4
Telp. (031) 8706384

Mini Kenjeran
Jl. Sukolilo 100
Telp. (031) 3119350

Teratai
Jl. Wonorejo
Telp. (031) 3816538

Hotel Puspa Asri
Jl. Kenjeran

Pondok Asri Home Stay
Jl. Kalibokor 108
Telp.(031) 5682377

Pondok Wisata Purnomo Asri
Jl. Panjang Jiwo

Hotel Melati 1 :

Bhinneka II
Jl.Krukah Tengah
Telp. (031) 5683220

Centrum
Jl. Bubutan 16 -22
Telp. (031) 5340219

Hasma Jaya I
Jl. Pasar Kembang 18 – 20
Telp. (031) 5343722

Rosalina
Jl. Ngagel Jaya Barat 55
Telp. (031) 5679499

Bina Dirga Angkasa
Jl. Embong Kenongo 52
Telp. (031) 5342687

Candra
Jl. Kapas Krampung 98
Telp. (031) 21528

Ganeffo
Jl. Kapasan 169-171
Telp. (031) 311169

Gaya Baru
Jl. Tidar 61
Telp. (031) 5347217

Arjuna Indah
Jl. Arjuna 62
Telp. (031) 5340242

Himalaya
Jl.Pandegiling 320
Telp. (031)5341679

Hanna
Jl. Makam Peneleh 86
Telp. (031) 5317917

Harry
Jl. Kawatan IV/23

Irian
Jl. Samudra 168
Telp. (031) 20953

Kaha
Jl. KH. Mansyur 121
Telp. (031) 3557802

Jaya I
Jl. Diponegoro 124
Telp. (031) 5078107

Delta Permai
Jl. Sawo Tratap
Telp. (031) 8532360

Hasma Jaya II
Jl .Pasar Kembang 16
Telp. (031) 5318334

Paviliun
Jl. Genteng Besar 94 – 98
Telp. (031) 5343449

Jagalan Raya
Jl. Jagalan 64
Telp. (031) 330686

Kembang
Jl. Pasar kembang 30
Telp. (031) 5323830

Kalianyar
Jl. Kalianyar Kulon I/1
Telp. (031) 330738

Kemajuan
Jl. KH. Mansyur 96
Telp. (031) 26232

Mini Ayem
Jl. Raya Darmo 30
Telp. (031) 5678034

Merdeka satu
Jl. Bongkaran 6
Telp. (031) 20654

Pancar
Jl. Pandegiling 217
Telp. (031) 5678408

Rejo Slamet
Jl. Kranggang 12
Telp. (031) 5325746

Sono Kembang
Jl.Sono Kembang 2
Telp. (031) 5340388

Stasiun
Jl. Stasiun Kota I
Telp.(031) 339205

Singaraja Indah

Jl. Peneleh 21/51
Telp. (031) 5354752

Sari
Jl. Makam Peneleh 21,51
Telp. (031) 531756

Samudra
Jl. Kopi 19
Telp. (031) 20340

Bhinneka I
Jl. Krukah Tengah 20,61-63
Telp. (031) 585219

Darmo Home Stay
Jl. Kedung tarukan VII/4
Telp. (031) 5345728

Sulung Tengah
Jl. Sulung Tengah 26
Telp. (031) 333816

Johar
Jl. Johar 7 – 15
Telp. (031) 331483

Kayoon
Jl. Kayoon 5
Telp. (031) 534522

Kalimantan
Jl. Pegirian 202/I
Telp. (031) 319472

Lestari
Jl. Demak 331-333
Telp. (031) 21833

Mahakam
Jl. Tidar 241
Telp. (031) 5321824

Merdeka II

Jl. Bongkaran 14
Telp. (031) 278651

Puri
Jl. Makam Peneleh 92
Telp. (031) 5351939

Pusaka
Jl. Pandegiling 77-79
Telp. (031) 567821

Rejeki
Jl. Samudra 54
Telp. (031) 21476

Resmi
Jl. Kranggon ½
Telp. (031)

Sahabat
Jl. Samudra 59-61
Telp. (031) 21529

Semut Kali
Jl. Semut Kali 20
Telp. (031) 23284

Singaraja
Jl. Bongkaran 41
Telp. (031) 551961

Wisma Kalibokor
Jl. Kalibokor Selatan 178
Telp. (031) 573807

Bali
Jl. Makam Peneleh 77
Telp. (031) 5322984

Blauran
Jl. Sawahan Temp. 4/3

Hasma Jaya II
Jl.Dinoyo 136-138
Telp. (031) 575111

Paviliyun
Jl. Kawatan IV / 25

Gubeng
Jl. Sumatera 18
Telp. (031) 5341603

Gembira
Jl. Pertukangan 30

Gajah Mada
Jl. Pegirian 202/11
Telp. (031) 3770646

Hamanda
Jl. Cokroaminoto 2
Telp. (031) 577325

Hasana Jaya
Jl. Ps. Kembang 80-82
Telp. (031) 513861

Indah
Jl. KH. Mansyur 97a
Telp. (031) 26718

Slamet
Jl. Bongkaran 18-20
Telp. (031) 21528

Wisma GKBN
Jl. Ps. Besar Wetan 38
Telp. (031) 330550

Wisma Haji
Jl. Manyar kertoarjo
Telp. (031) 5945365

Tinggalkan komentar

Filed under Hari Ini

Cinta Terlarang Jennifer Dunn dan Pengacaranya Terbongkar


Kalau ketemu dan ngobrol tiap hari lama-lama benih-benih cinta tumbuh, seperti itu kiranya yang dapat dibayangkan kepadaJennifer Dunn dan Sunan Kalijaga, gosip dua insan yang memiliki hubungan istimewa. karena suatu kasus. ketika dikonfirmasi Sunan pun tidak membantah kalau kedekatannya dengan Jennifer lebih dari pertemanan biasa.
Ketika ditanya oleh wartawan kepada Sunan tentang bahwa penikahan dengan Jennifer , Sunan tertawa sambil bilang “Aduh soal itu saya no comment dulu deh, tanya aja langsung sama Jennifernya,” 
Sunan terkesan malu-malu menjelaskan hubungannya dengan Jennifer seperti apa. Termasuk sudah berapa lama ia memiliki hubungan khusus dengan Jennifer, Sunan kembali tutup mulut. Sunan hanya menuturkan kalau intensitas pertemuannya dengan Jennifer bisa setiap hari. “Yah saya bisa hampir setiap hari ketemu dia, jenguk Jennifer,” imbuhnya
Lalu tak khawatirkah Sunan jika nanti Heidy, istrinya mengajukan gugatan cerai atau bahkan lapor ke polisi?
“Yah lihat saja nanti,” imbuhnya.
Mengenai Jennifer yang bisa memperbaharui status akun Facebook-nya di dalam penjara, Sunan juga enggan berkomentar. Di akun Facebook atas nama Jeje Jennifer Dunn tertera kalau perempuan kelahiran 10 Oktober 1989 tersebut sedang in relationship with Sunan Kalijaga SH. Di akun milik Sunan pun demikian, tertulis in relationship with Jeje Jennifer Dunn. Selama ini sudah menjadi rahasia umum jika Napi atau tahanan bisa membawa telepon genggam ke dalam sel penjara. (detikhot).

Tinggalkan komentar

Filed under Selebritis