iPhone tambang emas developer

Para pengembang software amatir bisa menjadikan iPhone dan iPod Apple sebagai sumber penghasilan mereka. Dengan mengeksplorasi kreatifitas, mereka dapat menciptakan game dan aplikasi bagi iPhone Apple ataupun iPod, lalu menjualnya lewat iTune Store.


Dilansir melalui Telegraph, Jumat (17/4/2009), banyak developer yang mendapatkan penghasilan lumayan dari App Store. Misalnya saja, Lim Ding Wen, bocah berusia 9 tahun asal Malaysia ini menjadi topik perbincangan utama di berbagai media. Bagaimana tidak, di usia yang masih sangat belia, Lim yang jenius menciptakan aplikasi menggambar dengan tangan (finger-painting) untuk iPhone dan iPod. Dari namanya yang melambung, bisa diprediksi berapa penghasilan yang ia dapatkan setiap harinya.

Lim tak sendirian, sejak sembilan bulan pertama peluncuran Apple?s App Store, sebanyak 50.000 pengembang software telah menghasilkan 950 juta aplikasi menarik. Jenis aplikasi pun beragam dan sangat kreatif. Mulai dari video game hingga kamus penerjemahan.

Pengembang software lainnya, yaitu Kostas Eleftheriou menciptakan aplikasi iSteam sehingga pengguna iPhone dapat menulis pesan pada layar virtual steamed-up, aplikasi ini pun dilengkapi dengan efek suara. Hanya butuh satu minggu bagi Kostas untuk bisa mengeruk keuntungan sebesar 40.000 poundsterling melalui hasil karyanya ini.

Sementara Ethan Nicholas yang membuat aplikasi iShoot game mendapat penghasilan bersih sebesar 20.000 Poundsterling hanya dalam waktu satu hari. Prestasi sama pun ditorehkan oleh Steve Demeter pencipta aplikasi Trism, dia membukukan keuntungan sebesar 160.000 Poundsterling dalam waktu dua bulan.

Barangkali, di antara semua pengembang aplikasi iPhone dan iPod, Joel Comm adalah yang paling terkenal. Berkat aplikasi virtual flatulence bernama iFart yang diciptakannya, Comm memperoleh bayaran sebesar 5.000 poundsterling setiap harinya.

Menanggapi hal ini, pihak Apple melalui juru bicaranya mengatakan bahwa mereka sangat gembira jika Apps Store bisa merangsang kreatifitas para pengembang software.

Yang membuat pihak Apple kagum, sebanyak 60 persen pengembang aplikasi di iphone menyatakan belum pernah sama sekali memiliki pengalaman membuat aplikasi dengan platform Apple. Hebatnya lagi, sebagian besar pencipta aplikasi ini bahkan tidak memiliki pengalaman menulis kode-kode di komputer.

Pendek kata, selain platform pembuatan aplikasi yang cukup mudah, App Store pun memberikan keuntungan melimpah bagi para pengembang software (okezone).

Tinggalkan komentar

Filed under Hari Ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s