Biaya Produksi Komputer Sebenarnya Hanya $ 40 US

Bagaimana menurut pendapat Anda jika Anda tahu bahwa biaya produksi komputer hanya $ 40 US ?, mengapa komputer tetap saja mahal ?. Zaman sekarang kalau kita punya uang $ 40 US hanya cukup beli memory card 2G bukan satu unit komputer, Hal ini terungkap ketika diskusi Conectivity As A Solution for Global Competition on ICT Business, di Jogja Expo Center (JEC) yang diadakan Sabtu (17/10) hingga Rabu (21/10) di Jogyakarta, Apabila harga kisaran komputer baru hanya 500ribu – 1juta kita bisa beli 2-3 unit komputer dari hasil adsense (nge-Blog), tapi sampai sekarang harga komputer yang ideal tetap saja berkisar antara 5 – 6 juta, kata Bang Roma “terlalu”.

Direktur Zyrex Timothy Siddik (perusahaan komputer lokal). Kalau lah harga komputer sangat murah ada 40-50 juta penduduk Indonesia yang membutuhkan komputer dan yang baru terlayani 10-an juta komputer. Mengindikasikan pasar komputer di negeri ini masih terbuka luas, di sisi lain, yakni banyak keluarga belum bisa mempunyai komputer dan itu perlu segera dicari solusinya. Indonesia perlu banyak komputer murah, adalah salah satu solusinya.Dengan kondisi umur pakai komputer sekitar tujuh tahun, komputer lama akan diganti yang baru. “Artinya, penambahan jumlah komputer per tahun tidak bisa diakumulatifkan,”

Idealnya satu keluarga punya minimal satu komputer. Jika itu terjadi, 10 tahun lagi negara ini penduduknya melek teknologi informasi (TI). Indonesia mulai kencang dalam penetrasi komputer, namun lajunya baru empat persen per tahun, masih jauh dibandingkan negara tetangga, misalnya Vietnam yang sudah delapan persen, harus mulai dilakukan cara agar komputer semakin dekat ke masyarakat. Selain menggelar pameran, harga komputer, baik komputer meja maupun laptop, mestinya bisa murah, bahkan semakin murah sehngga terjangkau . Namun ini tentu butuh dukungan pemerintah, karena perusahaan lokal, seperti Zyrex, butuh regulasi pemerintah.

Pembicara lain dalam diskusi yakni staf ahli di Kementerian Negara Riset dan Teknologi Engkos Koswara, Sekretaris Jenderal Asosiasi Perusahaan Komputer Indonesia (Apkomindo) Setyo Handono , Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Diseperindagkop) DIY Astungkoro, dan Country Manager Intel Indonesia Budi Wahyu Jati.

Engkos menyebut pemerintah harus lebih banyak bergandengan tangan dengan kalangan akademisi dan pelaku bisnis komputer agar bisa menghasilkan regulasi hukum yang semakin memudahkan masyarakat membeli komputer juga mengakses internet. Misalnya bagaimana agar impor komponen bisa lebih murah, dan komponen lokal bisa banyak dibuat. Namun kami perlu dukungan pihak lain, seperti ketersediaan dan kestabilan listrik. “Sebagai contoh, Inggris tidak pernah mengalami listrik mati, karena pembangkitnya nuklir. Nah, Indonesia kapan bisa seperti itu ? dia juga mengatakan, jika ingin koneksi berbasis TI jalan, perlu ada semacam platform bersama. Dalam pemerintahan misalnya, hardware dan software yang dipakai antarinstansi, departemen, dan dinas, harus bisa saling menerima. Standar pemerintah dan pemerintah daerah pun berbeda. Misalnya font huruf. Yang ada di open source tidak ada di microsoft sehingga jika dibuka, hurufnya tidak terbaca. Itu salah satu contoh kecil.

Budi mengatakan, tahun ini industri personal computer diprediksi tumbuh 19 persen. Tahun 2010, diperkirakan 36 persen. Perkembangan terpesat adalah mobile PC seperti notebook dan laptop, yang akan menggusur nyaris habis komputer meja (dekstoP). Tahun depan, untuk pasar komputer selain pameran (hanya retail), kami prediksi ada penambahan 2.500 mobile PC dan hanya 1.500 desktop. Astungkoro menyatakan, pemerintah mesti banyak mengurangi impor komponen, termasuk dalam bidang ICT. Itu penting karena ICT merambah ke semua sektor dan banyak komunitas, industri, dan pemerintah juga.

Setyo mengutarakan, CIT akan membuat masayrakat mengejar ketertinggalan TI. Setyo juga menyebut bahwa harga komputer harus semakin murah. Sebuah komputer berharga 5-6 juta,biaya produksinya sebenarnya hanya 40 dollar AS. Artinya, banyak biaya keluar untuk bayar pengeluaran lain seperti lisensi. “Nah ini pekerjaan rumah bagi kita juga untuk mengurainya. Sekarang kita masih berkhayal apa mungkin dapat terbeli komputer baru dengan pendapatan 500 ribu satu bulan, semoga saja pemerintah mendengar apa yang direkomendasikan para pakar TI dan kita bisa menikmati komputer tanpa susah payah mengumpulkan uang bertahun-tahun.

1 Komentar

Filed under Hari Ini

One response to “Biaya Produksi Komputer Sebenarnya Hanya $ 40 US

  1. banyak biaya keluar untuk bayar pengeluaran lain seperti lisensi dan BIROKRASI. hehhehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s