Eat, Pray, Love Meceritakan Pengalaman Hidup Seorang Elizabeth Gilbert

Penulis : Elizabeth Gilbert Genre : Drama Director : Rian Murphy

Eat, Pray, Love itulah judul film yang sedang di garap di 4 negara Itali, India, Indonesia, dan Amerika, dengan pemeran utama-nya Julia Robert. Eat, Pray, Love buku merupakan maha karya Elizabeth Gilbert, dengan buku tersebut Liz menceritakan bagaimana ia bangkit dari keterpurukan pasca perceraian setelah perkawinan yang tidak membawa kebahagiaan dalam kehidupannya. Kebangkitannya dalam menemukan pencerahan hidup dilaluinya dengan melakukan perjalanan kebeberapa tempat di belahan dunia.

Pengalaman hidup Liz yang tertulis dalam buku tersebut terungkap dalam acara Oprah di TV swasta :

Dibagian awal bukunya diceritakan bahwa Liz sering terjaga tengah malam dan mendapati dirinya menangis sendiri dikamar mandi. Kejadian ini berlangsung beberapa lama, terbangun jam 3 pagi dan menangisi nasib dikamar mandi sampai akhirnya ia memutuskan untuk melakukan perjalanan. Tempat pertama yang menjadi tujuannya adalah Italy, tempat yang indah untuk bersenang-senang dan gudangnya makanan enak. Di sini Liz menyantap semua makanan kesukaannya, pizza, pasta, apa saja yang diinginkannya, hingga setelah 4 bulan di sana bobotnya naik 24 ponds. Ini dilakukannya dalam rangka berdamai dengan dirinya yang mana sangat bertentangan dengan gaya hidup perempuan Amerika yang mengharamkan mengkonsumsi kalori berlebihan, dimana mereka akan merasa sangat berdosa sekali setelah memasukkan makanan enak keperut mereka.

Tujuan selanjutnya adalah India, tempat dimana Liz belajar meditasi dan yoga. Disini ia menemukan ketenangan batin dan mulai terbiasa berdoa setelah merasa dekat dengan “Tuhan” katanya. Elizabeth mengabiskan 4 bulan di India sebelum akhirnya menuju Bali. “Mengapa Bali”, tanya Oprah. Karena Bali merupakan perpaduan antara kesenangan, keindahan dengan kedamaian dan ketenagan batin. Perpaduan yang saya cari saya temukan disana. Diakhir perjalanannya inipun Liz akhirnya menemukan cintanya dan menikah disana.

Sebelum mengakhiri wawancara, ada 3 tips yang diberikan Liz agar hidup yang dijalani lebih bermakna;

1. Saat bangun di pagi hari ucapkan pada diri sendiri “What you really-really-really wants? “Mengapa 3 kali really”, tanya Oprah. Maksudnya adalah yang benar-benar-benar diinginkan dalam hidup, untuk kebahagiaan diri sendiri.

2. Setiap Minggu tuliskanlah hal-hal apa saja yang membuat anda merasa bahagia dalam menjalani kehidupan ini. Intinya moment apa saja yang membuat anda merasa bahagia, dan untuk selanjutnya dapat dilakukan lagi berulang-ulang, sehingga semakin sering perasaan bahagia singgah dihati dan semakin banyak alasan untuk bersyukur.

3. “Change Your Mantra”
Ubahlah kata-kata negatif yang sering diucapkan seperti “I’m a looser”, “I cant’t do it”, “Aku tak berhak mendapat yang terbaik” dan sebagainya, dengan kata-kata positif yang membangkitkan semangat.

Jika dicermati tidak ada yang istimewa dari buku “eat, love, pray” karya Elizabeth Gilberth tersebut. Tapi mengapa buku ini begitu fenomenal di Amerika hingga dalam 1 minggu saja terjual 35.000 copy. Katanya sih di Amerika sana banyak kaum perempuan mengalami tekanan dan kehilangan pegangan hidupnya dan tidak tau harus berbuat apa dengan hidup dan kehidupan serta apa tujuan hidup yang sesungguhnya.

Beruntung sekali kita para Muslimah yang telah dibekali petunjuk bagaimana harus menjalani hidup hingga tidak perlu susah payah melakukan perjalanan sampai keliling dunia segala. Saat terbangun jam 3 pagi gak perlu menangis dikamar mandi karena menyesali nasib dan merasa terbebani dengan masalah yang dihadapi dalam hidup. Cukup dengan berwuduk dan Tahajud, ketenangan akan datang dengan sendirinya.

Tak perlu jauh-jauh ke Italy mencari kesenangan hidup dan menyaksikan keindahan. Cukup dengan tadabur alam dan saksikanlah keindahan disetiap ciptaan Tuhan. Yang paling penting adalah bagaimana cara kita menikmati dan mensyukurinya, Insya Allah jiwa menjadi tenang. Begitu juga makan, Tuhan menciptakan hewan dan tumbuhan untuk kesenangan manusia, kita boleh memakan makanan yang baik dan halal. Makanlah secukupnya dan jangan berlebihan, maka semuanya akan memberikan kebaikan.
Sungguh indah ajaran dan tuntunan dalam Islam. Terimakasih Tuhan atas nikmat dan kesempatan untuk berada dibawah naungan Agama yang sungguh mulia ini. (sumber : Rini Yunita).

3 Komentar

Filed under Hari Ini

3 responses to “Eat, Pray, Love Meceritakan Pengalaman Hidup Seorang Elizabeth Gilbert

  1. Kayannya den lu juga Ceritain dong Pengalaman GA kaseh judul " Masih Berharap GA", Keyword tah cu !!

  2. wah trims bgt infonya…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s