Vitamin C Bukan Penangkal Flu

Suplemen berupa makanan dan minuman sering kali diposisikan sebagai tameng untuk mengusir penyakit. Cara mengusir penyakit salah satunya bisa dengan meningkatkan kekebalan tubuh termasuk menangkal serangan flu, khususnya di musim hujan seperti ini. Untuk membantu Anda menetukan pilihan yang tepat, berikut beberapa jenis suplemen yang benar-benar membantu dan beberapa yang hanya berisi promosi berlebihan semata.

Suplemen efektif

Seng

Hasil studi mengenai mineral satu ini masih saling bertentangan. Akan tetapi, menurut Direktur Yale University Prevention Research Center David L. Katz, MD, MPH, mengonsumsi 30 mg seng pada awal flu bisa mempersingkat durasi flu hingga setengahnya. Mineral ini bekerja dengan cara memperlambat kembang biak virus di hidung dan tenggorokan.

Tapi, hindari menggunakan dalam jumlah berlebih. Kekurangan seng sedikit saja (yang diperlukan untuk memproduksi sel darah putih) bisa meningkatkan risiko infeksi. Di sisi lain, menggunakan seng lebih dari 50 mg sehari juga bisa menekan sistem imun dan menghambat penyerapan mineral esensial lainnya.

Pil omega-3

Jika tidak suka mengonsumsi banyak ikan, tambahlah asupan suplemen omega-3 harian untuk mendapatkan efek penguat sistem imun dari asam lemak. Menurut temuan studi dari Britain’s Institute of Human Nutrition and School of Medicine, omega-3 meningkatkan aktivitas phagocytes, sel-sel yang melawan flu dengan cara memakan bakteri. Penelitian lain menunjukkan bahwa omega-3 meningkatkan aliran udara dan melindungi paru-paru dari flu dan gangguan pernafasan.

Pilihlah kapsul minyak ikan yang telah dimurnikan dan paling tidak mengandung 1 gram kombinasi EPA dan DHA.

Astragalus

Akar obat dari China ini bekerja menstimulasi sel darah putih untuk melawan infeksi. Sebuah studi yang dipublikasikan pada 2007 menemukan, astragalus efektif meningkatkan sistem kekebalan tubuh pada kucing. Dan sebuah studi yang dilakukan pada pilot menunjukkan bahwa efek yang sama juga terjadi pada manusia. Akan tetapi, manfaat astragalus tidak bisa dirasakan dalam waktu instan, Anda bisa mendapatkan manfaat maksimal setelah 6-8 minggu.

Vitamin D

Sebuah studi dari Harvard menunjukkan, nutrisi satu ini bisa meningkatkan kekebalan tubuh dan membantu mencegah flu. Orang-orang dengan kadar vitamin D terendah berisiko 36% lebih besar mengalami infeksi saluran pernafasan atas dibandingkan mereka yang memiliki kadar vitamin D tertinggi. Pasien asma dengan kadar vitamin D rendah berisiko hampir 6 kali lebih besar sakit dibandingkan mereka yang mempunyai kadar vitamin D terbanyak. Vitamin D cukup dinyatakan bisa membantu menghasilkan cathelicidin, sejenis protein yang berfungsi membunuh virus.

Menurut penulis studi Carlos A. Camargo Jr., MD., selain mendapatkan vitamin D dari matahari dan diet seperti ikan dan produk susu yang diperkaya dengan berbagai vitamin, Anda bisa memaksimalkan kadar vitamin D dengan menggunakan suplemen. Camargo  menganjurkan Anda menggunakan paling tidak 1.000 internasional unit (IU) vitamin D sehari.

Tidak efektif

Echinacea

Jika dikonsumsi pada awal menderita flu, herbal ini mungkin bisa mempersingkat durasi dan keparahan gejala. Tapi, beberapa brand ditemukan tidak mengandung jumlah yang tertulis di label dan beberapa formula bahkan tidak mengandung echinacea sama sekali.  Herbal satu ini juga berisiko memicu diare, bintik merah di kulit, dan gangguan bernafas

Vitamin C
 
Mengonsumsi banyak makanan kaya vitamin C (seperti cabe merah dan buah sitrus) tidak menimbulkan efek negatif. Tapi, menggunakan vitamin ekstra sebagai langkah perlindungan tidak akan membantu. Hasil review terhadap 30 studi tidak menemukan adanya bukti bahwa suplemen vitamin C mencegah flu. Selain itu, suplemen vitamin C dosis tinggi bisa menyebabkan batu ginjal, gangguan lambung bahkan memicu perdarahan pada anak-anak. (Penulis : Ikarowina Tarigan : MI)

Tinggalkan komentar

Filed under Kesehatan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s