Hindari Kepikunan Dengan Minum Jus Anggur

Penelitian dari Departemen Psikiatri University of Cincinnati menemukan bahwa minum jus anggur ungu (purple grape juice) bisa mencegah hilangnya daya ingat.

Dalam studi, mereka yang minum berbagai jenis jus anggur murni selama 12 minggu mengalami peningkatan performa dalam tes kemampuan mental. Hal ini, menurut para ilmuwan, disebabkan oleh kandungan antioksidan pada kulit anggur.

Para peneliti melibatkan 12 orang penderita gangguan ingatan tahap awal. Mereka dibagi menjadi 2 kelompok, satu kelompok minum jus yang 100 persen murni dari anggur yang tumbuh di area Concord, Massachusetts dan kelompok kedua menerima placebo (tidak mengandung jus anggur).

Selama 3 bulan, partisipan dari kedua kelompok diminta menjalani tes memori secara teratur. Dalam tes, mereka diminta mempelajarai daftar dan mengingat benda-benda yang ditempatkan di area tertentu.

Hasil menunjukkan, mereka yang minum jus anggur mengalami perbaikan seiring dengan semakin lamanya percobaan berlangsung.”Mereka yang minum jus anggur menunjukkan perbaikan yang signifikan dalam proses pembelajaran daftar,” tutur Peneliti Dr Robert Krikorian, seperti dikutip situs dailymail.

Memori jangka pendek

Selain itu, lanjut Krikorian, ditemukan juga tren perbaikan memori jangka pendek, kemampuan mengingat ruang dan memori nonverbal.”Hasil yang melibatkan jus anggur sangat menjanjikan dan mendorong studi lanjutan.”

Cara mudah memperbaki dan melindungi fungsi memori hanya dengan menambah jus anggur ke dalam diet, terang Krikorian, bermanfaat bagi populasi yang telah memasuki usia senja. Studi ini menambah bukti bahwa makanan dan minuman kaya antioksidan bisa membantu menjaga fungsi otak dan memperlambat penurunan memori.

Tahun 2006, studi dari Amerika Serikat menemukan bahwa sering-sering minum jus buah dan sayuran secara signifikan mengurangi risiko mengalami kepikunan. Studi dari Vanderbilt University yang berlangsung selama 10 tahun dengan lebih dari 2,000 partisipan ini menemukan, mereka yang minum jus lebih dari 3 kali seminggu berisiko 76 persen lebih rendah dibandingkan mereka yang hanya minum kurang dari sekali seminggu (MI)

Tinggalkan komentar

Filed under Kesehatan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s