Cara Mengatasi Kelelahan, Putus Asa Bahkan Frustasi Dalam Menghadapi Pekerjaan ; Job Bornout

Anda mungkin pernah mengalami suatu keadaan dimana waktu bekerja yang ekstra panjang, beban tugas yang melampaui kapasitas individual, serta kurangnya waktu beristirahat yang berkualitas, bisa membuat Anda menjadi tertekan dan kelelahan dalam menghadapi pekerjaan. 
Ini menimbulkan keadaan tidak berdaya, putus asa, lelah, letih, dan frustrasi sebaiknya berhati-hati. Sebab, bisa jadi Anda mengalami suatu kondisi yang disebut dengan istilah job burnout. Lantas, seperti apa gejalanya dan bagaimana cara mengatasinya?

Menurut Dr. Audrey L. Canafi, asisten profesor Program Konseling  dari University of Chattanooga Foundation di Universitas Tennessee, job burnout merupakan suatu respon terhadap tekanan pekerjaan yang membuat seseorang merasa tidak berdaya, putus asa, lelah, letih, dan frustrasi.

Stres dan kelelahan bisa memengaruhi sistem kekebalan tubuh dan mendatangkan berbagai macam penyakit seperti migrain, masalah pencernaan, penyakit kulit, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung. Selain itu, kesehatan emosional pun menjadi terganggu.

Akan tetapi, kejenuhan bekerja tidak terjadi dalam waktu hanya satu malam. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda untuk mengenali tanda-tanda awal job burnout dan melakukan tindakan pencegahan sebelum kondisi tersebut menjadi benar-benar serius. Berikut ini adalah lima gejalanya:

1. Rekan kerja terasa mengganggu
Jika Anda menjadi rewel dan mudah marah saat menghadapi rekan kerja yang biasanya memiliki hubungan akrab, kondisi tersebut barangkali lebih dari sekadar dinamika antarpribadi yang terjadi.

2. Datang terlambat, pulang lebih awal
Anda biasanya selalu bangun pagi dengan perasaan cerah ceria dan bersemangat menghadapi hari. Akan tetapi, saat ini setiap hari Anda merasa enggan melangkahkan kaki menuju kantor. Di kantor pun, usai makan siang Anda tidak dapat menahan diri untuk tidak melirik jam tangan setiap beberapa menit, menghitung detik demi detik yang terasa bergulir terlampau lamban hingga akhir hari.

3. Bersikap apatis

Anda yang selama ini selalu bersikap penuh antusias, berubah menjadi apatis. Anda merasa kehilangan motivasi, merasa gagal, dan tidak memiliki hasrat untuk menghadapi tantangan. Seseorang yang mengalami kejenuhan biasanya kehilangan motivasi untuk melakukan sesuatu, serta kehilangan kepedulian terhadap kebanggaan ketika berhasil menyelasaikan suatu pekerjaan dengan baik.

4. Kehilangan hubungan dengan rekan kerja
Anda tidak lagi tertarik menjalin hubungan sosial dengan rekan kerja di perusahaan tempat bekerja. Anda yang tadinya sering makan siang bersama, hang out di waktu luang, serta berpartisipasi dalam berbagai acara kantor, sekarang kehilangan minat bersosialisasi di dalam atau pun di luar kantor.

5. Sakit fisik
Anda selalu merasa lelah, sakit kepala, otot tegang, serta mengalami kesulitan tidur di malam hari. Tanda-tanda fisik ini merupakan indikator umum stres akibat pekerjaan, dan dapat berubah menjadi masalah fisik yang serius.

Nah, jika Anda mengelami gejala-gejala tersebut, sudah waktunya untuk membuat sejumlah perubahan. Anda dapat memulainya dengan berbicara empat mata dengan atasan atau seseorang dari divisi sumber daya manusia, mengenai bagaimana Anda bisa menghadapi masalah tersebut jika dapat menentukan ulang tenggat waktu pekerjaan atau mendelegasikan satu atau dua proyek ke orang lain.

Berikut ini beberapa langkah proaktif yang dapat Anda lakukan seperti direkomendasikan Carol A. Turkington dalam buku berjudul Stress Management for Busy People:

  • Belajar mengatakan tidak.
  • Evaluasi kembali tujuan Anda.
  • Kurangi komitmen di tempat kerja dan di rumah.
  • Pelajari keterampilan mengelola stres.
  • Perbanyak istirahat dan konsumsi makanan sehat.
Yang paling penting dari semuanya, sisihkan waktu untuk beristirahat! Tidak peduli seberapa penting pekerjaan Anda, sempatkan diri untuk beristirahat barang sebentar setiap hari untuk menyatukan pikiran dan tubuh, mengembalikan energi, dan bersantai. (so. rileks.com saja).
kalau Anda ingin copy paste kasih link back buat blog ini yach (etika copy paste). Terakhir nih Jika Anda menginginkan Update Artikel maupun Informasi dari Blog ini silahkan klik disini .

1 Komentar

Filed under Kesehatan

One response to “Cara Mengatasi Kelelahan, Putus Asa Bahkan Frustasi Dalam Menghadapi Pekerjaan ; Job Bornout

  1. bener juga tuh orang yang sudah putus ada ga ada lagi motivasi untuk melangkah yang lebih maju.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s