Belanda Tanggung Biaya Revitalisasi Benteng Fort Rotterdam

Makassar (ANTARA News) – Pemerintah Kota Rotterdam, Belanda, menyatakan akan menanggung biaya asistensi teknik sebagai bentuk bantuan revitalisasi Benteng Fort Rotterdam di Makassar, demikian Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sulsel, Syuaib Mallombasi di Makassar, Sabtu.

“Tanggapan yang diberikan oleh Wali Kota Rotterdam ada dua, yaitu asistensi teknik untuk konsep dan kedua bantuan keuangan yang masih dikonsultasikan dengan pemerintah Negeri Belanda,” jelasnya.

Menurutnya, anggaran yang dibutuhkan untuk merevitalisasi benteng itu mencapai Rp187 miliar yang bersumber dari APBN, APBD dan hibah dari Belanda.

“Khusus untuk APBN, Gubernur telah berkomunikasi dengan pemerintah pusat dan akan ditindaklanjuti lagi pada pertemuan dengan Menteri Pariwisata di Bali. Begitu juga dengan jumlah anggaran yang akan diambil dari APBD masih akan dibicarakan dan sisanya dari pemerintah Belanda,” jelasnya.

Komitmen Rotterdam adalah hasil pertemuan Pemprov Sulsel dengan Belanda pada Pasar Malam Indonesia (PMI) di Den Haag, Belanda 1-5 April.

Walikota Rotterdam secara langsung menawarkan bantuan revitalisasi benteng kepada Wakil Gubernur Sulsel Agus Arifin Nu`mang setelah mereka bertemua di Belanda pada Januari 2010.

Revitalisasi berdasar UU No. 5 Tahun 1989 tentang Cagar Budaya dan UU No. 28 Tahun 2002, Pasal 38 mengenai Pelestarian Bangunan Bersejarah itu dimulai Maret 2010 dan selesai 2012

Tinggalkan komentar

Filed under Hari Ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s