Kisah Tera Patrick “The Queen of Porn”

Kisah Tera Patrick “The Queen of Porn” – Di negara liberal seperti Amerika dan Inggris profesi apaun dihargai begitu pula profesi seorang bintang bokep,  begitu juga artis bintang porno Tera Patrick, perempuan cantik yang sensual dan eksotik ini telah melakoni berbagai profesi dari mulai seorang model, sarjana mikrobiologi, perawat dan terakhir yang sekarang dijalaninya adalah sebagai ratu bintang porno “The Queen of Porn”, gelar yang didapat dari aktivitasnya sebagai bintang porno pun dia mendapatkan penghargaan dan bangga menjadi ratu bintang porno, miris memang tapi itulah dunia liberalisme, urusan moral kumaha aing wae, nu penting mah hirup benghar jeung tenar (urusan moral gimana gue saja, yang penting kaya dan terkenal)  tak peduli dari mana, mau melacur juga tak apa-apa begitu kira-kira. Anda ingin tahu lebih jauh tentang siapa berikut ulasan Kisah Tera Patrick “The Queen of Porn”.

Tera Patrick  Siapa yang tak kenal Tera Patrick. Perempuan berdarah campuran Thailand (dari Ibu) dan Inggris (ayah) itu memang dikenal sebagai bintang porno paling bersinar saat ini.

 

Tera Patrick

Tera Patrick

 

Ditunjang tampang yang eksotis plus dada yang berlebih, membuat nama Patrick bisa dengan mudah berkibar di jagat hiburan esek-esek. Soal prestasi dan pamornya, bolehlah ia disejajarkan dengan nama-nama bintang ah-ih-uh-eh-oh Asia yang namanya melegenda semacam Asia Carrera.

Kini, nama itu begitu dekat di kuping publik Tanah Air menyusul rencana keterlibatannya menghiasi industri Tanah Air. Adalah produser berdarah India, KK Dheeraj, yang sesumbar telah meminang bintang porno Amerika Serikat itu untuk terlibat dalam produksi film terbarunya.

Tak tanggung-tanggung, produser yang kerap membuat sensasi dengan film-film bergenre horor berbumbu seks itu mendaulat bintang porno itu sebagai bintang utamanya. Patrick akan beradu akting dengan Catherine Wilson dan Angel Lelga, dua aktris yang tak kalah menebar sensasi dari Patrick, dalam film bergenre horor itu.

Bola panas memang telah dilempar Dheeraj. Ia pun terkesan pelit memberi keterangan pasti mengenai keberadaan Tera saat ini di Jakarta. “Saya tidak bisa katakan itu, masih rahasia,” ujarnya.

Ketika ditanya soal waktu peluncuran film itu, ia pun tak bersedia menyebutnya. “Jangan disebutkan tanggalnya, ya coming soon, bulan inilah,” ujarnya berahasia.

Menyusul manuver Dheeraj mencuri perhatian publik dengan menjual “label” bintang porno di filmnya, boleh jadi pamor Tera Patrick di Tanah Air bakal kian menjulang, seperti halnya Maria Ozawa alias Miyabi.

Jauh sebelum menjadi bintang esek-esek profesional, Tera Patrick tentu saja seperti gadis-gadis kebanyakan. Ia lahir di Montana, Amerika Serikat, 25 Juli 1976. Bersama ibu dan bapaknya, ia besar dan tumbuh di San Francisco. Beberapa tahun kemudian, ibunya memilih pulang kampung, sedangkan Patrick justru tetap di San Francisco untuk merengkuh mimpinya menaklukkan dunia.

Perkenalannya dengan dunia modelling bermula ketika ia ditemukan oleh seorang pencari bakat saat sedang berjalan-jalan di kawasan Fisherman’s Wharf, San Francisco, dengan mengenakan kaus bergambar Ozzy Ozbourne.

Saat itu usianya 13 tahun, tetapi aura sensualnya sudah mulai kentara. Tak lama kemudian, ia bergabung dengan Ford Agency selama lima tahun sebagai seorang model.

Jenuh di model, ia memutuskan untuk kembali ke bangku sekolah hingga akhirnya mendapat gelar sarjana di bidang mikrobiologi. Ia pun sempat bekerja sebagai perawat atas ilmu yang didapatnya di bangku kuliah.

Tapi lagi-lagi, sensasi bergaya di depan lensa terus meracuni otaknya. Hingga akhirnya ia memutuskan untuk kembali. Dari sini, Patrick mulai tampil beda dan liar luar biasa. Ia lebih merasa bergairah jika muncul tanpa busana di hadapan lensa. Inilah yang menguatkan tekadnya untuk menjadi bintang porno. Langkah itu mulai dijajalnya pada awal tahun 1999.

Kini, Patrick bahkan mendapat label “terhormat” sebagai Ratu Porno. Setidaknya lebih dari 100 film biru telah ia bintangi dan menuai beberapa penghargaan. Satu di antaranya adalah penghargaan Hot d’Or (Inggris, “Golden Hot”) sebagai The Best New American Starlet di ajang the Cannes Erotic Film Festival pada tahun 2000.

heeuu….Tenyata sudah 100 film biru yang ia bintagi, apa nggak jebol neng itu-nya, kayaknya lebih mahir memainkan tongkat ajaib dari pada memasak, tapi itulah pilihan hidup mau jadi apapun resiko dia yang tanggung, Asia Carera saja mati karena HIV/AIDS akibat aktivitas yang dijalaninya sebagai ratu seks, siapa pun bisa masuk kelubangnya asal di bayar, hehehe…kayak Bank Sperma saja, mudah-mudah toobat neng yach, tapi jangan tobat sambel kayak Kim Kadarshian yang lagi-lagi bugil.

1 Komentar

Filed under Selebritis

One response to “Kisah Tera Patrick “The Queen of Porn”

  1. wah tera patrick main film di indonesia y…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s